Karawang, September 2025 – Program Studi Hubungan Internasional, Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), kembali menorehkan prestasi akademik melalui publikasi ilmiah mahasiswa. Septiyana Razak Priyatna, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2022, berhasil menerbitkan sebuah policy commentary dalam Monthly Review #5 yang diterbitkan oleh Institute of International Studies (IIS), Departemen Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada (UGM) pada edisi September 2025.
Artikel berjudul "Two-Faced Politics: A Critical Review of Indonesia's Attitude to the Myanmar Junta" mengulas secara kritis kebijakan Indonesia terhadap krisis politik dan kemanusiaan di Myanmar pascakudeta militer tahun 2021. Dalam tulisannya, Septiyana mengevaluasi implementasi Five-Point Consensus (5PC) ASEAN serta mengkaji efektivitas kepemimpinan Indonesia dalam mendorong penyelesaian konflik di Myanmar melalui pendekatan diplomasi regional.
Dengan menggunakan perspektif Boomerang Pattern yang dikembangkan oleh Margaret Keck dan Kathryn Sikkink, artikel tersebut menjelaskan bagaimana keterbatasan mekanisme ASEAN, khususnya prinsip non-intervensi dan pengambilan keputusan berbasis konsensus, menjadi tantangan dalam mendorong perubahan kebijakan terhadap rezim militer Myanmar. Analisis tersebut juga menyoroti peran masyarakat sipil dan aktor transnasional dalam mendorong perlindungan hak asasi manusia di kawasan Asia Tenggara.
Keberhasilan publikasi ini menunjukkan kapasitas mahasiswa Hubungan Internasional UNSIKA dalam menghasilkan tulisan akademik yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memberikan analisis terhadap isu-isu strategis dalam hubungan internasional. Terbitnya karya tersebut pada media publikasi yang dikelola oleh Institute of International Studies UGM menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSIKA mampu berkontribusi dalam diskursus akademik mengenai kebijakan luar negeri, keamanan regional, dan tata kelola kawasan Asia Tenggara.
Publikasi ini sejalan dengan komitmen Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNSIKA untuk mendorong budaya riset, meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah mahasiswa, serta memperkuat kemampuan berpikir kritis dan analitis. Melalui berbagai kegiatan akademik, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami teori hubungan internasional, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam menjawab berbagai tantangan global yang aktual.
Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNSIKA menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif menulis, melakukan penelitian, serta mempublikasikan gagasan di berbagai media akademik nasional maupun internasional.
Prestasi ini semakin memperkuat posisi Program Studi Hubungan Internasional UNSIKA sebagai lingkungan akademik yang mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan analisis kebijakan internasional.
Selamat kepada Septiyana Razak Priyatna atas keberhasilannya menerbitkan policy commentary pada Monthly Review #5 Institute of International Studies Universitas Gadjah Mada. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, menghasilkan penelitian berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu Hubungan Internasional di Indonesia.
